Postingan

Seekor Kura-kura yang Keterlaluan Bijaksananya Sedang Berjalan ke Arahku dari Tempat yang Sangat Jauh

Gambar
Orang-orang hidup dengan macam-macam wajah. Kukira semua orang yang berada di rumah sakit akan menampilkan wajah serupa: wajah-wajah yang panik dan cemas. Aku salah sepertinya.  Beberapa di antara mereka memang ada yang merasa seperti sedang berjalan di tempat yang sangat dikenal. Beberapa yang lain seperti duduk di kursi yang begitu panas, sehingga kerap berdiri tiba-tiba, berjalan mondar mandir, sambil mengepalkan tangan, kemudian duduk sebentar untuk berdiri lagi dan melakukan perilaku yang sama. Ada juga yang melongo saja, seolah-olah semua harapan dalam dirinya baru saja dicopet orang di tengah-tengah keramaian. Ada juga yang kukira berusaha tetap kokoh dan menopang orang-orang di sekitarnya, menyodorkan air minum atau makanan-makanan kecil, dll. Ya ampun mereka sangat bermacam-macam. Tapi semua gerak teatrikal yang kuperhatikan tidak jauh berbeda dari film dengan alur sangat lambat dan plot-plot yang tidak begitu mengejutkan. Sehingga jika kau sedang menontonnya d...

Sisi Lain Kota P

Gambar
Apakah aku percaya tuhan? Aku tak bisa bilang ya, atau tidak. Pertanyaan yang lebih penting, teman-teman, apakah ia sendiri terbukti ada? Keduanya memerlukan bukti yang sama, keberadaan Tuhan itu sendiri.   Wajah-wajah mahasiswa baru ini tampak tegang, setelah sebelumnya kaget dan tersentak. Ya ampun lucu sekali. Hal-hal yang selalu terjadi, juga yang aku suka adalah awal tahun kuliah dan pertemuan pertama mata kuliahku. Mengingatkanku sendiri bagaimana aku ertama kali menghadiri sendiri kelas filsafatku saat seusia mereka. Sekarang, saya ingin kawan-kawan menulis esai dua —huuu yang panjang dari mahasiswa-mahasiswa baru yang aduh kasihan sekali— esai dua puluh paragraf, kumpulkan Sabtu ini, atau kalian tidak akan mendapatkan nilai apa-apa untuk mata kuliah saya. Temanya, pak? Bangku tengah, urutan ketiga dari belakang, sebentar, ia memakai songkok sejak awal? Pilihan busana yang menrik perhatian. Siapa namamu? Coba tolong berdiri, saudara…. Khidir, p...

Setelah dan Sebelum Lintingan Pertama

Gambar
Jadi nih kita… tidak selesai kalimat itu keluar dari mulutnya, tapi kurasa dia harus melengkapinya. Satu dua detik, ia tidak melanjutkan kalimat itu dan kupikir itu hanyalah kode universalnya untuk mengatakan apapun yang ia perlukan. Misalnya dia lapar, dia bilang jadi nih kita ; kebelet berak jadi nih kita; semuanya dikatakan dengan nada ‘a’ yang menggantung di akhir. Yang membedakan satu jadi nih kita dengan yang lain adalah mimic wajah dan konteks yang sesuai dengan situasi yang ada.   Sebagai pelengkap kalimat jadi nih kita kali ini ia memainkan mata dan dua alisnya.   Jadi nih kita… matanya mengangkat kedua alis yang aku ragu jika di bagian kanannya, di sana memang pernah ada alis. Alis kanannya terlampau tipis dibanding bagian kirinya, apakah karena ini ia memanjangkan rambut? Atau memang dia baru saja mencukur alis kanannya. Aku pernah mendengar apa maksud dan tujuan bahasa dikembangkan. Selain untuk merayu perempuan dengan gombal murahan, bahasa juga d...

Buku dan Kutukan

Gambar
Seorang mahasiswa ditemukan tewas di kamar kosnya setelah dilaporkan tiga hari tak pernah terdengar apapun, dan tak pernah tampak aktivitas apapun di sekitar kamar indekosnya. Sekelompok pemuda di bawah komando induk semang mendobraknya setelah pelan-pelan mencium bau tidak enak yang terasa kuat dari arah kamar ujung. Begitu pintu itu terbuka pemuda-pemuda yang tadinya sangat bersemangat ini melongo dan menyesali apa yang baru saja mereka perbuat. Sama sekali bukan pemandangan yang sedap untuk dikenang sebelum mereka menutup mata di malam hari. Dugaan sementara, itu merupakan bunuh diri, ia ditemukan terkapar dengan mulut menganga dan berbusa, mata melotot, dan tubuhnya yang setengah duduk setengah berbaring dengan tangan terentang. Dia baru saja mati sehari sebelumnya. Di temboknya tertulis… Aku tak akan pernah bisa membaca semua buku yang kuinginkan; Aku tidak akan pernah bisa jadi orang yang kuinginkan dan menjalani kehidupan yang kuinginkan. Aku tidak akan pernah bi...